PENGARUH KEPADATAN POPULASI MANUSIA TERHADAP LINGKUNGAN
1. Sekelompok manusia yang menempati suatu daerah/wilayah tertentu dinamakan penduduk
2. Banyaknya penduduk yang menempati wilayah dengan luas tertentu, biasanya 1 km 2 disebut kepadatan penduduk
3. Jumlah penduduk Indonesia sekarang ini kurang lebih 230 juta jiwa.
4. Untuk menghitung kepadatan penduduk digunakan rumus … D=N/A
5. Perubahan kepadatan penduduk dari waktu ke waktu dinamakan Dinamika Penduduk
6. Factor yang mempengaruhi dinamika penduduk :
· kelahiran
· kematian
· migrasi
7. Bilangan yang menunjukkan jumlah kelahiran hidup per 1000 penduduk pertahun dinamakan angka kelahiran
8. Angka kelahiran tinggi apabila jumlah kelahiran 30 orang
9. Angka kelahiran sedang apabila jumlah kelahiran antara 20 - 30 orang
10. Angka kelahiran rendah apabila jumlah kelahiran kurang dari 20 orang
11. Bilangan yang menunjukkan jumlah kematian per 1000 penduduk pertahun dinamakan angka mortalitas
12. Angka kematian tinggi apabila lebih dari 18 orang
13. Angka kematian sedang apabila antara 14 - 18 orang
14. Angka kematian rendah apabila kurang dari 14 orang
15. Bilangan yang menunjukkan jumlah kematian bayi dibawah 1 tahun per jumlah bayi yang lahir hidup pertahun disebut mortalitas bayi
16. Angka kematian sangat tinggi apabila mencapai lebih dari 125 anak
17. Angka kematian antara 75 - 125 termasuk tinggi
18. Angka kematian antara 35 - 75 termasuk sedang
19. Angka kematian rendah apabila kurang dari 35
anak
20. Perpindahan penduduk dari suatu daerah/negara ke daerah /negara lain dinamakan migrasi
21. Migrasi dibagi menjadi 2 yaitu migrasi dalam Negara dan migrasi luar negara
22. Perpindahan penduduk dari suatu pulau ke pulau yang lain transmigrasi
23. Perpindahan penduduk dari desa ke kota disebut urbanisasi
24. Perpindahan penduduk dari kota ke desa disebut ….ruralisasi
25. Perpindahan penduduk yang keluar dari suatu negara ke Negara lain dengan tujuan menetap di negara yang dituju ,dinamakan emigrasi
26. Jika kembali ke negara asal disebut remigrasi
27. Perpindahan penduduk masuk ke Negara lain dengan tujuan menetap di negara yang di datangi dinamakan imigrasi
28. Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat disebut ledakan penduduk
29. Penyebab ledakan penduduk adalah …..
a. Natalitas tinggi
b. Mortalitas rendah
c. Kesehatan meningkat
30. Ledakan penduduk dapat menimbulkan masalah dalam bidang :
1. Pangan
2. Pendidikan
3. Sandang
4. Papan
5. kesehatan
Biologi adalah Ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup
Tampilkan postingan dengan label materi kelas 1-2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi kelas 1-2. Tampilkan semua postingan
Selasa, 19 April 2011
Minggu, 24 Oktober 2010
Rantai Makanan
RANTAI MAKANAN | |
Suatu organisme hidup akan selalu membutuhkan organisme lain dan lingkungan hidupnya. Hubungan yang terjadi antara individu dengan lingkungannya sangat kompleks, bersifat saling mempengaruhi atau timbal balik. Hubungan timbal balik antara unsur-unsur hayati dengan nonhayati membentuk sistem ekologi yang disebut ekosistem. Di dalam ekosistem terjadi rantai makanan, aliran energy. Rantai makanan adalah pengalihan energi dari sumbernya dalam tumbuhan melalui sederetan organisme yang makan dan yang dimakan. Para ilmuwan ekologi mengenal tiga macam rantai pokok, yaitu: a. rantai pemangsa, b. rantai parasit, c. rantai saprofit. 1. Rantai Pemangsa Rantai pemangsa landasan utamanya adalah tumbuhan hijau sebagai produsen. Rantai pemangsa dimulai dari hewan yang bersifat herbivora sebagai konsumen I, dilanjutkan dengan hewan karnivora yang memangsa herbivora sebagai konsumen ke-2 dan berakhir pada hewan pemangsa karnivora maupun herbivora sebagai konsumen ke-3. 2. Rantai Parasit Rantai parasit dimulai dari organisme besar hingga organisme yang hidup sebagai parasit. Contoh organisme parasit antara lain cacing, bakteri, dan benalu. 3. Rantai Saprofit Rantai saprofit dimulai dari organisme mati ke jasad pengurai. Misalnya jamur dan bakteri. Rantai-rantai di atas tidak berdiri sendiri tapi saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga membentuk jaring-jaring makanan. 4. Rantai Makanan dan Tingkat Trofik Salah satu cara suatu komunitas berinteraksi adalah dengan peristiwa makan dan dimakan, sehingga terjadi pemindahan energi, elemen kimia, dan komponen lain dari satu bentuk ke bentuk lain di sepanjang rantai makanan. Organisme dalam kelompok ekologis yang terlibat dalam rantai makanan digolongkan dalam tingkat-tingkat trofik. Tingkat trofik tersusun dari seluruh organisme pada rantai makanan yang bernomor sama dalam tingkat memakan. Sumber asal energi adalah matahari. Tumbuhan yang menghasilkan gula lewat proses fotosintesis hanya memakai energi matahari dan C02 dari udara. Oleh karena itu, tumbuhan tersebut digolongkan dalam tingkat trofik pertama. Hewan herbivora atau organisme yang memakan tumbuhan termasuk anggota tingkat trofik kedua. Karnivora yang secara langsung memakan herbivora termasuk tingkat trofik ketiga, sedangkan karnivora yang memakan karnivora di tingkat trofik tiga termasuk dalam anggota iingkat trofik keempat. | |
Aliran Energi | |
Energi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Energi diperoleh organisme dari makanan yang dikonsumsinya dan dipergunakan untuk aktivitas hidupnya. Cahaya matahari merupakan sumber energi utama kehidupan. Tumbuhan berklorofil memanfaatkan cahaya matahari untuk berfotosintesis. Organisme yang menggunakan energi cahaya untuk merubah zat anorganik menjadi zat organik disebut kemoautotrof Organisme yang menggunakan energi yang didapat dari reaksi kimia untuk membuat makanan disebut kemoautotrof Energi yang tersimpan dalam makanan inilah yang digunakan oleh konsumen untuk aktivitas hidupnya. Pembebasan energi yang tersimpan dalam makanan dilakukan dengan cara oksidasi (respirasi). Golongan organisme autotrof merupakan makanan penting bagi organisme heterotrof, yaitu organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri misalnya manusia, hewan, dan bakteri tertentu. Makanan organisme heterotrof berupa bahan organik yang sudah jadi. Aliran energi merupakan rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, konsumen primer, konsumen tingkat tinggi, sampai ke saproba di dalam tanah. Siklus ini berlangsung dalam ekosistem. | |
Ekologi
EKOLOGI
Ekologi berasal dari bahasa Yunani, yangterdiri dari dua kata, yaitu oikos yang artinya rumah atau tempat hidup, dan logos yang berarti ilmu. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya (lihat Gambar 6. 1).
Dalam ekologi, kita mempelajari makhluk hidup sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Definisi ekologi seperti di atas, pertama kali disampaikan oleh Ernest Haeckel (zoologiwan Jerman, 1834-1914).
Ekologi adalah cabang ilmu biologi yangbanyak memanfaatkan informasi dari berbagai ilmu pengetahuan lain, seperti : kimia, fisika, geologi, dan klimatologi untuk pembahasannya. Penerapan ekologi di bidang pertanian dan perkebunan di antaranya adalah penggunaan kontrol biologi untuk pengendalian populasi hama guna meningkatkan produktivitas.
Ekologi berkepentingan dalam menyelidiki interaksi organisme dengan lingkungannya. Pengamatan ini bertujuan untuk menemukan prinsip-prinsip yang terkandung dalam hubungan timbal balik tersebut.
Dalam studi ekologi digunakan metoda pendekatan secara rnenyeluruh pada komponen-kornponen yang berkaitan dalam suatu sistem. Ruang lingkup ekologi berkisar pada tingkat populasi, komunitas, dan ekosistem.
Ekologi berasal dari bahasa Yunani, yangterdiri dari dua kata, yaitu oikos yang artinya rumah atau tempat hidup, dan logos yang berarti ilmu. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya (lihat Gambar 6. 1).
Dalam ekologi, kita mempelajari makhluk hidup sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Definisi ekologi seperti di atas, pertama kali disampaikan oleh Ernest Haeckel (zoologiwan Jerman, 1834-1914).
Ekologi adalah cabang ilmu biologi yangbanyak memanfaatkan informasi dari berbagai ilmu pengetahuan lain, seperti : kimia, fisika, geologi, dan klimatologi untuk pembahasannya. Penerapan ekologi di bidang pertanian dan perkebunan di antaranya adalah penggunaan kontrol biologi untuk pengendalian populasi hama guna meningkatkan produktivitas.
Ekologi berkepentingan dalam menyelidiki interaksi organisme dengan lingkungannya. Pengamatan ini bertujuan untuk menemukan prinsip-prinsip yang terkandung dalam hubungan timbal balik tersebut.
Dalam studi ekologi digunakan metoda pendekatan secara rnenyeluruh pada komponen-kornponen yang berkaitan dalam suatu sistem. Ruang lingkup ekologi berkisar pada tingkat populasi, komunitas, dan ekosistem.
Langganan:
Postingan (Atom)
BIOLOGI IS THE BEST
Mastekad
BIOLOGI IS FUN
BIOTEKAD