Biologi adalah Ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup
Senin, 05 Oktober 2009
SISTEM GERAK
Ciri-ciri makhluk hidup
Komponen abiotik dan komponen biotik berbeda, karena komponen biotik memiliki ciri-ciri yang membedakan dari komponen abiotik. Ciri-Ciri Makhluk Hidup tersebut adalah :
1. Respirasi
2. Memerlukan Nutrisi
3. Bergerak
4. Tumbuh dan Berkembang
5. Reproduksi
6. Iritabilita
7. Ekskresi
8. Adaptasi
Semua makhluk hidup memliki ciri-ciri tersebut, tetapi berbeda pada cara dan organ-organ yang digunakan.
1. RESPIRASI
adalah proses pengambilan oksigen dari luar tubuh untuk proses oksidasi bahan makanan di dalam tubuh.
Proses Oksidasi Biologi :
Makanan + O2 --> CO2 + H2O + Energi
Oksidasi Biologi --> Energi --> Aktivitas Tubuh
Makhluk hidup mengambil O2 dari lingkungan sekitarnya.
- Makhluk hidup darat mengambil O2 dari udara
- Makhluk hidup air mengambil O2 dari air
Karena O2 yang diambil berasal dari lingkungan yang berbeda maka, organ-organ respirasinya juga berbeda, misalnya :
1. Paru-paru, untuk mamalia, reptil, amphibi
2. Insang, untuk amphibi dan pisces
3. trakea,untuk serangga
4. permukaan tubuh, untuk hewan bersel satu , hydra, amuba, euglena, paramecium dsb
Organ respirasi pada tumbuhan :
1. Stomata (terletak di daun)
2. Lentisel (terletak di batang)
Ada 2 macam respirasi :
1. Respirasi Aerob
merupakan respirasi yang memerlukan oksigen
Contoh : respirasi pada manusia dengan menghirup udara
2. Respirasi Anaerob
merupakan respirasi yang tidak memerlukan oksigen
Contoh : respirasi pada ragi dalam proses fermentasi yang menghasilkan alkohol dan energi
2. MEMERLUKAN NUTRISI
Makanan diperlukan makhluk hidup untuk :
a. menghasilkan energi untuk beraktivitas
b. mengganti sel-sel yang rusak
c. proses pertumbuhan
d. metabolisme dalam tubuh
Ada 2 macam organisme, berdasarkan kemampuannya memperoleh makanan :
1. Organisme Autotrof
merupakan organisme yang dapat membuat makanan sendiri dari zat anorganik menjadi zat organik melalui proses fotosintesis.
Contoh : Tumbuhan
2. Organisme Heterotrof
merupakan organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri, tetapi memperoleh makanan dari organisme autotrof.
Contoh : Manusia, Hewan
Proses Fotosintesis :
H2O + CO2--> O2 + Makanan
proses fotosintesis terjadi di daun dengan bantuan cahaya matahari
Cara memperoleh makanan pada organisme heterotrof adalah :
- digesti (mencerna), pada manusia, hewan tingkat tinggi
- absorpsi (menyerap), pada jamur, hewan tingkat rendah
3. BERGERAK
Perbedaan gerak pada hewan dan tumbuhan adalah :
- Gerak pada hewan bersifat aktif, maksudnya memiliki inisiatif bergerak dan mampu berpindah tempat.
Ex. Harimau berlari menangkap mangsa
Sapi mengibaskan ekornya untuk mengusir lalat
- Gerak pada tumbuhan bersifat pasif, maksudnya tidak memiliki inisiatif bergerak dan tidak mampu berpindah tempat.
Ex. Bunga yang mekar ketika suhu hangat
Ujung akar yang tumbuh mencari sumber air
4. TUMBUH dan BERKEMBANG
Dalam pertumbuhan terjadi pertambahan ukuran dan jumlah sel
Ex. berat 20 kg menjadi 35 kg, tinggi badan 100 cm menjadi 150 cm
Dalam perkembangan terjadi pertambahan fungsi organ tubuh
Ex. tidak memiliki bunga, sekarang memiliki bunga
5. REPRODUKSI
merupakan kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan
Tujuan reproduksi adalah untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya
Makhluk hidup bereproduksi secara :
a. Seksual / Kawin / Generatif
reproduksi yang melibatkan individu jantan dan individu betina
Ex. ayam jantan dan betina, benangsari dan putik
b. Aseksual / Tidak Kawin / Vegetatif
reproduksi yang mampu bereproduksi dari 1 individu saja
Ex. Pohon pisang bertunas, Amoeba membelah diri
6. IRITABILITA
Bagian tubuh yang peka terhadap rangsang disebut alat indera, yaitu :
- mata peka terhadap rangsang cahaya
- hidung peka terhadap rangsang bau
- telinga peka terhadap rangsang gelombang bunyi
- lidah peka terhadap rangsang rasa
- kulit peka terhadap rangsang sentuhan
7. EKSKRESI
adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme, agar tidak meracuni tubuh
Organ ekskresi pada manusia :
- Paru-paru --> CO2 dan uap air
- Ginjal --> Urine
- Kulit --> Keringat
- Hati --> Empedu
Alat ekskresi pada tumbuhan :
- stomata, terletak di daun
- lentisel, terletak di batang
8. ADAPTASI
adalah kemampuan makhluk hidup dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya
Contoh :
- bentuk kaki burung petengger yang berbeda dengan bentuk kaki burung pencakar
- timbunan lemak pada hewan kutub
- Lumba-lumba muncul ke permukaan air untuk mengambil Oksigen
Selasa, 01 September 2009
Sel
ORGANISASI KEHIDUPAN
Organisme yang terdiri dari satu disebut uniseluler, contohnya amuba, bakteri, euglena, paramecium, sedangkan organisme yang terdiri atas banyak sel dinamakan multiseluler, contoh organisme yang bisa dilihat oleh mata kita (hewan, tumbuhan).
Sel adalah bagian terkecil dari makhluk hidup yang mengandung kehidupan
Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis.
Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi.
Makhluk hidup (organisme) tersusun dari satu sel tunggal (uniselular), misalnya bakteri, Archaea, serta sejumlah fungi dan protozoa) atau dari banyak sel (multiselular).
Pada organisme multiselular terjadi pembagian tugas terhadap sel-sel penyusunnya, yang menjadi dasar bagi hirarki hidup.
Sejarah penemuan sel
Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan Inggris Robert Hooke yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Kata sel berasal dari kata bahasa Latin cellula yang berarti rongga/ruangan.

Gambaran sel gabus berdasarkan penelitian Robert Hooke

Secara umum setiap sel memiliki
- membran sel,
- sitoplasma, dan
- inti sel atau nukleus.
Sel tumbuhan dan sel bakteri memiliki lapisan di luar membran yang dikenal sebagai dinding sel. Dinding sel bersifat tidak elastis dan membatasi perubahan ukuran sel.
Keberadaan dinding sel juga menyebabkan terbentuknya ruang antarsel, yang pada tumbuhan menjadi bagian penting dari transportasi hara dan mineral di dalam tubuh tumbuhan.
Sitoplasma dan inti sel bersama-sama disebut sebagai protoplasma.
Sitoplasma berwujud cairan kental (sitosol) yang di dalamnya terdapat berbagai organel yang memiliki fungsi yang terorganisasi untuk mendukung kehidupan sel.
Organel-organel yang ditemukan pada sitoplasma adalah
- mitokondria merupakan pusat pembakaran / pernapasan / respirasi sel
- badan Golgi berfungsi sebagai alat pengeluaran
- retikulum endoplasma berfungsi sebagai sekresi/pembentukan protein , lemak dan karbohidrat
- plastida (khusus tumbuhan, mencakup leukoplas, kloroplas, dan kromoplas)sebagai zat hijau daun
- vakuola (khusus tumbuhan) merupakan rongga sel :
- Vakuola berdenyut : untuk pengeluaran makanan
- Vakuola makanan : untuk pencernaan makanan
Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan :
Sel tumbuhan, sel hewan, dan sel bakteri mempunyai beberapa perbeda
an seperti berikut:
| Sel tumbuhan | Sel hewan |
| Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan. | Sel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan. |
| Mempunyai bentuk yang tetap. | Tidak mempunyai bentuk yang tetap. |
| Tidak mempunyai dinding sel [cell wall]. | |
| Mempunyai plastida. | Tidak mempunyai |
| Mempunyai vakuola [vacuole] atau rongga sel yang besar. | Tidak mempunyai vakuola [vacuole], walaupun terkadang sel beberapa hewan uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak sebesar yang dimiliki tumbuhan). Yang biasa dimiliki hewan adalah vesikel atau [vesicle]. |
| Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) pati. | Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) glikogen. |
| Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome]. | Mempunyai sentrosom [centrosome]. |
| Tidak memiliki lisosom [lysosome]. | Memiliki lisosom [lysosome]. |
| Nukleus lebih kecil daripada vakuola. | Nukleus lebih besar daripada vesikel. |
Minggu, 09 Agustus 2009
Kinerja Ilmiah
Kinerja Ilmiah
Jika seseorang ingin melakukan pengamatan , tidak akan berhasil dengan baik tanpa melalui langkah /metode yang terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam baik biotic atau abiotik .
Langkah atau metode yang paling tepat digunakan dalam pengamatan yaitu dengan metode ilmiah.
Metode ilmiah adalah suatu perangkat untuk memecahkan masalah, mengetahui penyebab sehingga memiliki kesimpulan yang masuk akal dan dapat dipercaya.
Langkah metode ilmiah :
a. Menemukan masalah dan merumuskan masalah
b. Mengumpulkan keterangan / data untuk memecahkan masalah
c. Menyusun dugaan / hipotesa untuk memperoleh jawaban
d. Menguji dugaan dengan menggunakan percobaan
e. Menarik kesimpulan
f. Menguji kesimpulan dengan mengulan percobaan
Data :
Hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti
Macam data :
a. Data kualitatif : data yang disajikan tidak dalam bentuk angka
b. Data kuantitatif : data yang disajikan dalam bentuk angka
Sikap ilmiah yang dimiliki oleh seorang pengamat antara lain :
a. Mencintai Kebenaran : Berlaku Jujur
b. Tidak purba sangka : tidak berfikir yang tidak masuk akal
c. Bersifat toleran thd orla : tidak mutlak sempurna
d. Ulet : tidak putus asa
e. Teliti dan hati-hati : teliti dalam melakukan hal, hati-hati mengambil kesimpulan
f. Ingin tahu : merupakan titik awal untuk melakukan sesuatu
g. Optimis : sudah terbiasa uintuk melakukan eksprimen
Faktor yang mempengaruhi percobaan :
a. Variable bebas / manipulative
· Factor yang dibuat berbeda / diubah
b. Variable terikat/respon
· Variable yang diperoleh dari variable lain
c. Variable control
· Variable yang haruis dikendalikan
d. variable pengganggu
· Factor yang mempengaruhi hasil percobaan, tetapi tidak diperkirakan sebelumnya


